Rabu, 02 Januari 2013

Upacara Ngaben


     Ngaben adalah salah satu budaya yang ada di Pulau Bali. Upacara ngaben adalah proses pembakaran mayat yang bertujuan untuk menyucikan roh leluhur yang telah meninggal. Dan tradisi ini masih dilakukan oleh hampir seluruh masyarakat di Bali. Menurut agama Hindu terutama di Bali,masyarakat percaya bahwa tubuh manusia terdiri dari badan kasar dan badan halus. Badan kasar terdiri dari 5 unsur yaitu zat padat,cair,panas,angin dan ruang hampa. 

    Kelima unsur tersebut disebut Panca Maha Bhuta, setelah meninggal kelima elemen ini akan menytu kembali ke asalnya, dan badan halus yang berupa roh akan disucikan pada upacara ngaben tersebut. Dan apa yang telah mereka lakukan di kehidupan sebelumnya akan berpengaruh pada kehidupan selajutnya. Kata ngaben berasal dari kata beya yang artinya kekal dan ngabu yang artinya abu. Untuk membuat seseorang menjadi abu maka diperlukan dewa api atau biasa disebut Dewa Brahma. Jadi upacara ngaben adalah proses untuk menyucikan roh dengan cara dibakar dengan manifestasi dari Dewa Brahma berupa api,agar dapat mengangkat kotoran dari jasad yang sudah meninggal.Upacara ngaben ini dilakukan secara perorangan atau perkeluarga atau juga perdesa adat tergantung tingkat ekonomi yang dimiliki masing masing keluarga.Upacara ngaben dilaksanakan beberapa hari setelah orang tersebut meninggal. Upacara ini biasa dihiasi dengan semarak,bukan dengan isak tangis,karena orang Bali percaya kalau kita tidak boleh menangisi orang yang telah meninggal karena itu akan membuat roh orang tersebut terhambat menuju tujuan ^^





Tidak ada komentar:

Posting Komentar

S Pink Premium - Handwriting